Tipe-tipe Jerawat

Jerawat dapat mengganggu seorang anak sejak berusia 8 tahun. Jika tidak diatasi dengan baik, gangguan jerawat dapat menetap hingga usia 40-an. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 85 % populasi manusia memiliki jerawat pada usia 12-25 tahun, dan 15 % lainnya mengalami pada usia di atas 25 tahun.

Baca Juga: Bibit Collagen

Untuk kaum peremuan sekitar 40-45 % mempunyai masalah jerawat pada usia sekitar 14- 17 thun. Sedangkan kaum laki-laki, sekitar 40 % juga menghadapi masalah jerawat pada usia sekitar 16- 19 tahun. Itu berarti, perempuan menghadapi problem jerawat lebih relatif lebih mudah ketimbang lelaki.

Penyebab Jerawat

Jerawat atau acne vulgaris, adalah ondisi abnormal kulit akibat miyak alami yang diproduksi kulit menutup pori-pori. Inyak ini disebut sebum, yang dihasilkan oleh kelenjar minyak (sebaceous gland). Sesugguhnya sebum dibutuhkan oleh kuli untuk menjaga kelambaban dan kelenturn. Kelenjar minyak biasanya terdapat di lapisan kulit bagian wajah, leher, dada, dan lengan. Di sanalah daerah yang sering ditubuhi jerawat. Jadi, penyebab utama timbulnya jerawat adalah produksi minyak yang terlalu banyak oleh kelenjar-kelenjar minyak dalam kulit. Ada beberapa faktor yang menyebabkan jerawat antara lain stress, aktivitas hormon, akteri di pori-pori kulit, dan iritasi kulit atau terkena garukan.

Untuk mempermudah mengobati jerawat, ada baiknya Anda mengetahui tiga tipe jerawat berikut ini:

Tiga Tipe Jerawat

a. Jerawat Biasa

Jerawat ini tampak berupa tonjolan kecil berwarna kemerahan. Terjadi karena pori-pori kulit tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri. Dari mana datangnya bakteri? Barangkali bakteri itu memang terdapat pada permukaan kulit, tetapi bisa juga dari kuas make up, waslap, jari tangan, juga telepon. Ketegangan saraf yang disebabkan oleh stress san aktivitas hormon memegang peranan dalam meneruskan persoalan jerawat ini. Lazimnya jerawat tersebut muncul sekitar rahang dan dagu.

b. Jerawat Komedo

Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tesumbat. Komedo dipilahan menjadi dua, yakni komedo terbuka (blackhead) dan komedo tertutup (whitehead). Komedo terbuka tampak seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Hanya saja warna hitam ini bukanlah kotoran, tetapi penyumbat pori-pori yng berubah warna karena teroksidasi oleh udara. Sedangkan komedo tertutup tampak seperti tonjolan putih pada kulit. Komedo ini lazimnya disebabkan oleh sel-sel kulit mati, atau memang adanya kelenjar minyak yang berlebihan. Jerawat komedo seringkali muncul di wjah, punggung dan dada.

c. Jerawat Jagung

Cystic acne atau jerawat jagung terlihat sebagi tonjolan-tojolan yang meradang hebat dan tersebar di seluruh permukaan wajah. Inilah godfather-nya jerawat, acapkali membuat orang rendah diri.